6 bulan 1 hari
dan....doa itu masing menggantung di langit...kadang terselip rasa kecewa dan sedih yang dalam...
kapankah Allah akan meng-ijabahnya dan menjadikan itu nyata.
suka sedih dan menangis dipelukan suami ketika tamu bulanan datang...
beruntung, dia cukup sabar mengadapiku dari bulan kebulan.
"kita usaha lagi yah, mudah-mudahan bulan depan"
suka sedih dan menangis juga ketika melihat teman, saudara atau kenalan yang baru saja menikah langsung dikarunia anak.
bahkan mendengar mereka akan atau bahkan baru saja memiliki anak kedua. lagi-lagi suami akan bilang "kita harus ikut bahagia, ikut senang, alhamdulillah, mudah-mudah kita juga segera ya"
bukan satu dua kali, tapi hampir menjadi kebiasaan berbicara dan berkata kami meminta Allah mempercayakan kami anak-anak yang sholeh dan sholehah itu.
setiap sujud di 5 waktu tak pernah luput doa itu terucap.
ketika membaca banyak tulisan tentang perjuangan orang-orang mendapatkan keturunan, rasanya malu, belum apa-apa yang kami lakukan. Astagfirullah,,,egoisnya diri ini ... memaksa yang maha mengetahui mengabulkan doaku.
kadang pula berpikir, apakah aku dan suami belum cocok dititipi amanah yang berat itu... apakah kami belum layak dipanggi ayah dan ibu?
aaagh....rasanya sesak memikirkannya...
ya Allah...ku mohon kasih sayang mu ... ku mohon kemurahanmu.... hadirkan mereka di tengah-tengah kami....pelengkap cinta kami..
ketika suami melihat sebuah foto sempat kalimatnya ...
"sayang,,,kok aku suka yah lihat foto ini, gimana gitu rasanya"
suami melihat ke foto yang kutunjuk
"yah, karena ada yang di tengah itu, ga foto berdua ajah"
aku tau, tak bermaksud apa-apa dia bicara seperti itu.
tapi....jeblek...kok sakit yah...
ya Allah...ku mohon kabulkan pinta ku...pinta kami

Komentar